BAB III Pembahasan Laporan PKL

BAB III
PEMBAHASAN

 

A.      Faktor Pendukung

Ada banyak faktor pendukung yang mendukung akan keberhasilan kegiatan PKL (Praktek Kerja Lapangan) di Desa Cijulang yang dimulai dari tanggal 04-14 Pebruari yaitu :

  1. Masyarakat menerima kedatangan mahasiswi PKL dan menyambutnya dengan baik.
  2. Peran serta masyarakat yang cukup besar dalam setiap kegiatan yang diadakan mahasiswi sehingga mempermudah kelancaran kegiatan.
  3. Masyarakat kooperatif dengan mahasiswi sehingga terjalin sebuah kerjasama yang baik dengan begitu akan meningkatkan silaturahmi antara masyarakat dengan mahasiswa.
  4. Tokoh masyarakat dan tokoh agama memberikan bimbingan serta mendukung setiap kegiatan yang dilakukan.
  5. Bidan serta petugas kesehatan lainnya mampu berkolaborasi dengan baik dengan mahasiswa sehingga terjalin kerjasama yang baik.
  6. Aparat Desa mendukung dalam setiap kelancaran kegiatan dan membantu memberi informasi yang di butuhkan.

 

B.       Faktor Penghambat

Dalam pelaksanaan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini,  tentu saja tidak terlepas dari hambatan-hambatan yang  jika di sikapi dengan benar, hambatan- hambatan tersebut dapat dijadikan  batu loncatan bagi supaya dapat berfikikr lebih dewasa dalam menghadapi masalah yang ada. Dalam pelaksanaan PKMD ini, mahasiswa sangat memaklumi adanya hambatan-hambatan yang di temui di lapangan, karena mahasiswa yakin semua hambatan ini juga kelak akan ditemui saat mahasiswa telah selesai mengikuti jenjang pendidikan kebidanan dan kemudian tejun ke masyarakat.

Hambatan- hambatan yang di temui mahasiswa selama kegiatan PKMD diantaranya sebagai berikut:

  1. Terbatasnya waktu PKL sehingga dalam melakukan pendataan sehingga terkesan terburu-buru dan terkejar waktu.
  2. Persiapan loka karya mini kurang maksimal karena hanya memiliki sedikit waktu dalam pengolahan data.
  3. Hasil pengolahan data kurang maksimal karena waktu pengolahan data yang terbatas.
  4. Di beberapa dusun jarak rumah berjauhan jadi sehingga menyulitkan mahasiswa dalam melakukan pendataan.
  5. Ada sebagian masyarakat yang tertutup dalam memberikan informasi pribadinya.
  6. Ada sebagian masyarakat yang tidak ada di rumah atau sedang berpergian sehingga menghambat proses pendataan.
  7. Faktor cuaca yang tidak menentu sehingga mempersulit dalam melakukan pendataan maupun kegiatan.
  8. Kurangnya komunikasi antar mahasiswi dari setiap dusun sehingga sering terjadi salah informasi.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s